Kerusuhan makam mbah priuk di Koja Jakarta yang terjadi pagi hari tadi terkait dengan adanya niat pembongkaran yang akan dilakukan oleh Pemda DKI Jakarta karena lahan di atas makam mbah priuk atau di kenal juga dengan nama Habib Hasan bin Muhammad al Haddad diakui juga milik dari Pelindo.
Akibatnya pada saat pembongkaran makam akan dilakukan banyak mendapat tentangan dari warga yang menghalangi aksi pembongkaran tersebut oleh pihak Satpol PP. Akhirnya berujung pada tragedy kerusuhan berdarah yang menewaskan setidaknya 2 orang dari pihak warga serta sebanyak 25 orang lainnya mengalami luka – luka yang parah akibat bentrokan dengan petugas Satpol PP yang bertindak anarkis dan brutal padahal mereka itu hidup dan bekerja dari uang masyarakat.
Namun dari pihak Satpol PP pun juga banyak yang menjadi korban baik ringan maupun berat terutama terkena tebasan senjata tajam milik warga yang menghalangi pembongkaran makam Mbah Priuk. Akibat dari kejadian ini saluran air dan listrik sempat putus selama beberapa jam.
