Setelah tragedi kekerasan dari tentara Israel yang dialami kapal Mavi Marmara, berikutnya dunia memang tidak pernah lelah untuk membantu Palestina melalui jalur Gaza. Kapal berikutnya dengan misi kemanusiaan akan mencoba untuk menembus blokade negara laknat Israel melalui jalur laut.
Kapal yang diberi nama Rachel Corrie yang bertolak dari Irlandia ini adalah misi terakhir dari freedom flotilla yang mengangkut bantuan untuk Gaza antara lain semen, bahan pendidikan, mainan serta peralatan medis. Kampanye pembebasan blokade Israel ini memang gencar dilakukan untuk memberikan bantuan kepada rakyat Palestina yang menderita akibat kehinaan yang dilakukan rezim Israel.
Nama Rachel Corrie diambil dari nama seorang aktivis kemanusiaan yang tewas akibat dilindas buldozer tentara Israel pada tahun 2003 lalu di Palestina saat Rchel Corrie berusaha menghalangi buldozer yang akan menghancurkan dan meratakan rumah penduduk di Palestina.
Setelah kapal Rachel Corrie akan ada lagi tiga kapal yang akan berangkat menyusul untuk memberikan bantuan dengan menembus blokade Israel terhadap Gaza. Ini sebagai bagian dari kampanye Eropa untuk mengakhiri pemblokiran jalan masuk ke Palestina melalui jalur laut.
Rencananya kapal Rachel Corrie ini akan tiba di Gaza pada hari Sabtu, 05 Juni 2010 jika tidak ada kendala dari tentara neraka Israel.
Sementara itu, bantuan yang dibawa oleh kapal Mavi Marmara masih disita oleh pihak Israel. Belum diketahui apakah bantuan itu akan dilepaskan atau tetap disita. Sungguh Israel merupakan negara yang serakah dan paranoid sampai – sampai bantuan untuk rakyat yang menderita pun disikat.
Duh….Israel kamu itu negara paling hina didunia ini serta mimpi buruk bagi umat manusia. Semoga saja Tuhan membinasakan kalian semua….hei Israel!
