Maestro Bengawan Solo Gesang Meninggal Dunia

by Writer on May 21, 2010

in Dunia Pendidikan

Gesang Meninggal DuniaGesang Meninggal Dunia – Gesang sang maestro pencipta lagu Bengawan Solo akhirnya meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RS PKU Muhammadiyah Solo selama hampir 2 minggu sejak tanggal 12 Mei 2010 yang lalu karena penyakit komplikasi yang diderita di usia yang cukup tua yaitu 92 tahun setelah sebelumnya sang Paranormal Mama Lauren meninggal dunia.

Komponis yang sudah beberapa kali meraih prestasi dan rekor ini juga sempat meninggalkan pesan “Bahwa Indonesia harus mampu menjaga kesenian asli agar tetap bisa bertahan”. Maestro yang juga menciptakan lagu Jembatan Merah ini berhasil meraih prestasi yang luar biasa dalam lagunya Bengawan Solo karena lagu tersebut saat ini sudah diterjemahkan dalam 13 bahasa negara lain seperti Amerika dan Jepang.

Lagu Bengawan Solo adalah lagu yang mengawali karirnya sebagai komponis yang terkenal dengan aliran keroncongnya ini. Kini lagu beliau akan terus dikenang sepanjang masa dan karyanya wajib kita jaga dan lestarikan. Berikut ini sejarah perjalanan sang maestro Gesang :

Gesang lahir dengan nama lengkap Gesang Martohartono di Solo, Jawa Tengah, 1 Oktober 1917. Ia sempat mengenyam pendidikan di Sekolah Muhammadiyah, Solo (1929).
Pekerjaan :

  • Pemain orkes keroncong
  • Penyanyi
  • Pencipta Lagu
  • Membantu perusahaan batik orang tua ( 1935 – 1941 )
  • Pengusaha Warung ( 1941 – 1945 )

KARYA :

  • Lagu/musik : Keroncong Tembok Besar
  • Lagu/musik : Keroncong Piatu ( 1938 )
  • Lagu/musik : Keroncong Roda dunia ( 1939 )
  • Lagu/musik : Bengawan Solo ( 1940 )
  • Lagu/musik : Saputangan ( 1941 )
  • Lagu/musik : Tirtonadi ( 1942 )
  • Lagu/musik : Keroncong Pemuda Dewasa ( 1942 )
  • Lagu/musik : Dunia Berdamai ( 1942 )
  • Lagu/musik : Jembatan Merah ( 1943 )
  • Lagu/musik : Dongengan jawa ( 1950 )
  • Lagu/musik : Sebelum Aku Mati ( 1962 )
  • Lagu/musik : Keroncong Bumi Emas Tanah Airku ( 1963 )
  • Lagu/musik : Langgam Luntur ( 1970 )
  • Lagu/musik : Seto Ohasi (diterjemahkan ke dalam bahasa Jepang ( 1988 )

PENGHARGAAN :

  • Piagam dari Komando Wilayah Pertahanan (Kowilhan) II ( 1976 )
  • Piagam Hadiah Seni 1977 dari Menteri Pendidikan & Kebudayaan RI (Mendikbud) ( 1977 )

Selamat  jalan Gesang. Semoga beliau diterima disisiNya. Amin.

Tags:

maestro bengawan solo,dunia paranormal,pendidikan gesang,Gesang Maestro bengawan solo,mama lauren meninggal dunia,pemain musik bengawan solo,masa pendidikan gesang martohartono,meninggal dunia,orang-orang yang menciptakan lagu keroncong,PENDIDIKAN GESANG BENGAWAN SOLO,
Banner

Leave a Comment