Banyaknya artis salah satunya Julia Perez yang mencalonkan diri di Pemilu Kepala Daerah (Pemilu Kada) menunjukkan kelamahan dan ketidakmampuan partai politik dalam memanage kader-kadernya.
Parpol dinilai tidak mampu melakukan pengkaderan yang jelas dan teratur sehingga memilih calon lain di luar partai. Selain itu, parpol dinilai sengaja manfaatkan artis untuk mendongkrak perolehan suara.
“Banyak parpol yang tidak memiliki stok di kalangan internal yang mampu bersaing dengan kandidat lain,” ujar Sosiolog Universitas Indonesia, Thamrin Amal Tamagola, Minggu (4/4/2010).
Parpol, kata dia, memang sengaja memilih figur artis yang notabene sudah memiliki popularitas untuk mendongkrak perolehan suara dalam Pemilu Kada. “Selain itu masalah dana juga dimiliki para artis, para artis memang paling menarik untuk direkrut dengan cara memotong kompas,” imbuhnya.
Parpol juga sama sekali tidak memperhatikan kapabilitas artsi yang menjadi calon kepala daerah yang diusungnya. Baik artis dan parpolnya, sambung dia, sama-sama memanfaatkan situasi Pemilu Kada Ini.
“Para artsi ini juga sadar bahwa mereka hanya dimanfaatkan, tapi mereka juga sebetulnya memanfaatkan parpol tersebut untuk investasi ke depan. Mereka sadar betul bahwa partai tidak menuntut mereka untuk berprestasi dan ini yang salah,” cetusnya.
Thamrin menghimbau sebaiknya parpol menata kembali manajemennya, mulai dari keseriusan dalam pengkaderan hingga sistem yang diterapkan dalam partainya. “Cara pengelolaan parpol saat ini masih belum beres, itu lah kenapa banyak artis yang ikut-ikutan nyemplung di Pemilu Kada, sebaiknya manajemen parpol diperbaiki untuk mendapatkan kader yang berkualitas,” pungkasnya.
Beberapa artis mencoba peruntungan di dunia politik dengan mencalonkan diri sebagai calon kepala daerah atau wakil kepala daerah. Sebut saja Julia Perez yang menjadi bakal calon Wakil Bupati Pacitan dan beberapa artis yang gagal menjadi kepala atau wakil kepala daerah seperti Ayu Azhari calon Wakil Bupati Kabupaten Sukabumi, Saipul Jamil dalam Pilkada Kota Serang, Primus Yustisio dalam Pilkada Kabupaten Subang, Helmy Yahya dalam Pilkada Sumatra Selatan.
Sumber: Bpost.
