MANCHESTER – Ilmuwan dari Manchester University tengah mengembangkan pil yang memungkinkan seseorang untuk menghindari kondisi jet lag. Kondisi psikologis ini terjadi akibat perubahan ritme circadian.
Perubahan tersebut bisa disebabkan oleh perjalanan melewati meridian, atau panjangnya hari yang berubah. Akibat Jet Lag diantaranya, lesu, mual, dan sakit kepala. Dengan mengonsumsi pil ilmuwan akan ‘menidurkan’ jam biologis manusia.
Sehingga, seseorang yang bepergian jauh akan tertidur dan merasakan kesegaran tubuh saat tiba di tujuan. Demikian dilansir Dailymail, Rabu (1/9/2010).
Menurut Profesor Andrew Loudon, dari Manchester University,
dengan mengatur jam biologis dalam tubuh akan memudahkan orang untuk menyesuaikan diri dengan zona waktu yang lain.
“Jet Lag dapat benar-benar menghancurkan otak dan tubuh kita ketika sesuatu terjadi untuk mengganggu irama alami jam tubuh kita,” kata Loudon.
“Kami telah menemukan bahwa kita dapat mengontrol salah satu faktor kunci yang terlibat dalam pengaturan irama waktu dalam tubuh,” tandas Loudon.
Selain itu, obat yang masih dalam tahap awal pengembangan tersebut, bisa juga membantu mengobati gangguan jiwa seperti depresi. (ugo)
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.comDapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com
Berita Terkait: science
View the Original article
