Jakarta – Bek Chelsea Ashley Cole menyampaikan keinginannya hengkang dari The Blues untuk reuni dengan mantan pelatihnya, Jose Mourinho, di Real Madrid.
Cole menyampaikan keinginan itu pada pelatih skuad Stamford Bridge, Carlo Ancelotti. Menurut News of the World, Cole berbicara sekitar 20 menit dengan Ancelotti guna mengutarakan hasratnya itu. Pembicaraan itu berlangsung pekan lalu di Stamford Bridge.
Kepada mantan pelatih AC Milan itu, Cole diyakini telah menyampaikan alasan kenapa dia harus meninggalkan klub Kota London itu. Pemain berusia 29 tahun itu menyatakan dia harus meninggalkan Stamford Bridge dan bermain di luar Inggris. Hal itu terkait dengan rentetan pemberitaan yang mengungkapkan kehidupan pribadinya, termasuk pisah ranjangnya dengan sang istri, Cheryl.
Pertemuan Cole dan Ancelotti dikabarkan berlangsung santai dan blak-blakan. “Dia bicara dengan Carlo (Ancelotti) bahwa dirinya sedih harus meninggalkan Chelsea. Dia juga bilang dirinya bangga bermain untuk klub yang tengah menorehkan sukses dalam sejarahnya,’’ ungkap seorang sumber di Chelsea.
Don Carletto dikabarkan bersimpati setelah pemainnya itu “curhat” kepadanya. Namun, dia tetap menghendaki Cole bertahan di The Blues. Ancelotti menyarankan Cole berbicara dengan pucuk pimpinan manajemen klub milik taipan minyak Roman Abramovich itu. Namun, Cole dikabarkan belum menjalankan saran pelatihnya itu.
Raksasa Spanyol, Real Madrid, tengah mengincar bek kiri timnas Inggris itu dan telah menyiapkan tawaran 25 juta pound (sekitar Rp350 miliar) untuk memboyong sang pemain.
Agen Cole, David Manasseh menolak memberikan komentar atas kabar seputar keinginan hengkang pemainnya itu. “No comment,” ujarnya seperti dikutip goal.com. [Nic]
View the Original article
