8 Alasan Jitu Tak Masuk Kantor

by Writer on August 26, 2010

in Personality

Menderita sakit flu karena dikhawatirkan paling rentan menular, maka alasan sakit ini lebih bisa diterima untuk tidak masuk kerja (Foto: Google)

ANDA merasa tubuh  sedang tidak fit. Namun  alasan yang Anda  katakan bisa jadi tak  dipercaya oleh atasan  Anda. Lalu alasan  seperti apa yang bakal  dipercaya dan tidak  merusak kepercayaan  orang kepada Anda?

Pasti Anda pernah mengalami  peristiwa ini. Anda terbangun di  malam hari dan merasa tak enak  badan. Suhu badan Anda meninggi,  menggigil, dan panas-dingin.  Atau tenggorokan Anda sakit serta perut Anda terasa melilit. Anda  mungkin berharap rasa sakit tersebut  akan segera hilang agar esok  hari Anda bisa tetap bekerja. Sudah  terbayang di kepala Anda, berapa banyak pekerjaan yang akan  terbengkalai jika Anda tidak masuk  kerja. Namun, apakah Anda benar-benar harus memaksakan diri  masuk kerja? 
 
Mayoritas perusahaan sebenarnya bisa bertahan jika ada salah satu karyawannya yang tidak masuk  kerja. Anda mungkin sudah paham  hal tersebut. Tapi mungkin Anda  khawatir jika ada pekerjaan penting  yang terbengkalai dan akhirnya  menumpuk atau takut kredibilitas Anda sebagai karyawan  yang baik jadi sedikit terganggu. 
 
Memang benar, karyawan yang  sakit membuatnya menjadi tidak  produktif dan ”tidak berguna” bagi  perusahaan. Namun jika Anda  tetap memaksakan diri untuk bekerja, bisa saja penyakit yang Anda  derita menular ke karyawan lain.  

Karena itulah, Anda harus berhati-  hati jika tetap ingin memaksakan  diri untuk masuk kerja. Jangan  karena mengutamakan pekerjaan,  kesehatan Anda dan  orang lain menjadi terancam. 
 
Untuk memberi panduan kapan  seharusnya Anda absen dari kerja,  berikut beberapa penyakit yang bisa  dijadikan alasan kuat untuk Anda  meminta izin, juga argumentasi yang  masuk akal agar izin tersebut bisa  Anda dapatkan dari atasan, seperti  dikemukakan oleh Dawn Rosenberg  McKay dari about.com.  

Sakit perut melilit  

Jika Anda sakit perut atau terkena  diare, sumbernya bisa jadi karena  Anda keracunan makanan atau  ada virus yang masuk ke dalam tubuh  Anda. Sumber yang terakhir tentu  saja berbahaya karena bisa menyebar  atau menular. Jadi, katakan saja  bahwa Anda harus memeriksakan  diri ke rumah sakit untuk memastikan  sumber penyakit Anda sekaligus  mencegah agar penyakit tersebut  tidakmenularke karyawan yang lain.  

Flu  

Demam tinggi, bersin-bersin,  atau pilek biasanya berkorelasi dengan  penyakit flu. Walau penyakit ini dalam tahap tertentu tergolong ringan, namun karena disebabkan oleh virus, maka bisa saja menular  dengan cepat ke orang lain. Jika Anda benar-benar tak kuat untuk berdiri, lebih baik beristirahat di rumah.  

Sakit tenggorokan  

Sakit tenggorokan, entah yang  terasa seperti gatal-gatal atau seperti telah menelan sesuatu yang besar dan berat, juga bisa berbahaya. Jika sakit tersebut disertai demam dan gejala lain seperti flu, malah bisa  menular. Jadi, jangan paksakan diri  untuk bekerja. Telepon atasan Anda dan katakan bahwa Anda harus berobat ke rumah sakit untuk memastikan  penyakit Anda.  

Demam  

Jika Anda demam, itu menandakan  bahwa tubuh Anda sedang bekerja melawan sebuah infeksi atau penyakit di dalam tubuh. Infeksi ini bisa saja menular. Jadi, jangan korbankan kesehatan rekan kerja. Lagi pula jika Anda demam, biasanya Anda juga akan sulit untuk bekerja bukan?

Masalah kulit  

Sebelum Anda tahu apa yang terjadi dengan kulit Anda, sebaiknya hindari kontak dengan orang lain. Anda mungkin tak sadar memegang kulit yang terinfeksi atau  iritasi tersebut, kemudian memegang  rekan Anda atau terjadi kontak tak langsung lewat gelas, pulpen,  atau benda yang lain.  

Infeksi mata  

Infeksi mata yang membuat mata terlihat merah dan Anda merasa ada pasir di dalam mata Anda, jelas-jelas sangat berbahaya dan menular. Tak hanya itu, infeksi seperti  ini juga sangat membuat tak  nyaman dan mengganggu penampilan. Jika Anda memang merasakan hal tersebut, lebih baik berdiam  diri di rumah.  

Demam dan flu  

Sakit ringan ini bisa sangat  mengganggu dan membuat Anda  menjadi tidak produktif. Jika sakit ini membuat Anda terus-terusan  mengambil tisu dan kepala Anda  luar biasa pening dan berat, tak ada  yang bisa Anda lakukan selain beristirahat di rumah. Namun jika Anda merasa masih kuat untuk bekerja, jagalah kebersihan di meja  kerja Anda. Bersihkan layar monitor dan keyboard  

Penyakit lain yang  mengganggu  konsentrasi kerja

Walau Anda tak berbahaya  atau tidak menular, namun jika Anda  sulit berkonsentrasi saat terserang  penyakit tersebut, lebih baik Anda tak pergi ke kantor. Daripada  pekerjaan di kantor tak sanggup  diselesaikan dengan baik, akan  lebih baik jika Anda beristirahat satu hari penuh dan esoknya bisa  berkonsentrasi penuh lagi untuk  bekerja.
(Koran SI/Koran SI/tty)

Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.comDapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com  Share Berita Terkait: Karier dan Kepribadian

View the Original article

Tags:

alasan tidak masuk kerja,alasan tidak masuk kantor,alasan untuk tidak masuk kerja,alasan bolos kerja,alasan tidak masuk,alasan ga masuk kerja,tidak masuk kerja,alasan orang tidak masuk kerja,alasan sakit tidak masuk kerja,alasan untuk tidak masuk kantor,
Banner

Leave a Comment